Mengenal Dua Bersaudara Asal Medan,Bus Makmur-Halmahera (King of Medan-PKU)
Hallo gan sist ketemu lagi sama ane,semoga agan sista semua tidak bosan membaca tulisan ane.Masih membahas soal dunia transportasi darat,masih dipulau Sumatera juga.Ane akan membahas salah satu bus dari Medan,yang mendapat julukan raja,karena armadanya yang cukup banyak dijalurnya sendiri,langsung saja perkenalkan Makmur-Halmahera.
Makmur sendiri merupakan salah satu bus yang dibilang sudah berumur dilintas Sumatera,didirikan pada 12 September 1958 di Medan Sumatera Utara,nama awalnya adalah Subur.PO Subur menjadi salah satu perintis trayek Medan-Pekanbaru pada masanya,trayek itu terus bertahaan sampai sekarang.Mohon koreksinya kalau salah gan sist,ada beberapa yang bilang kalau Makmur (Subur) didirikan sekitar tahun 1960-1970an.Ane sendiri belum mendapat informasi pasti soal ini,yang pasti PO ini sudah eksis mulai era 80-an,kalau ada yang tahu nanti tolong tambahkan dikolom komentar ya



Kota Medan,tempat lahirnya Makmur 

PO Subur didirikan oleh dua orang perantau asal Laguboti,Tobasa (Toba Samosir) yang bernama Bapak Walman Hutapea dan Bapak Binsar Hutajulu.Sekitar tahun 1960,nama PO Subur diganti menjadi Makmur,dan bertahan sampai sekarang.Dengan harapan busnya bisa Makmur seperti namanya.

Setelah tidak aktif mengisi trayek ke pulau Jawa,PO Makmur lebih memilih fokus rute lintas Sumatera.Jalur Medan-Pekanbaru menjadi andalannya dari dulu sampai sekarang,selain membuka trayek bus AKAP.Makmur juga memiliki trayek jarak dekat (AKDP),yakni trayek Medan-Sibolga.Untuk divisi AKAP,selain dari Medan,Makmur juga membuka trayek dari Sidikalang,Porsea,dan Tarutung menuju Pekanbaru.
Menjelang tahun 2010,armada bus milik Makmur telah melebihi batas yang ditetapkan oleh Dishub.Tapi permintaan penumpang akan transportasi bus dijalurnya terus meningkat,akhirnya Makmur membeli PO Halmahera yang memiliki trayek sama (Medan-Pekanbaru),untuk membantu armada Makmur waktu itu.Halmahera akhirnya menjadi anak perusahaan dari CV.Makmur,waktu itu armada bus Halmahera adalah bus medium (3/4).Seiring berjalannya waktu,armada medium bus itu digantikan oleh unit big bus,sama seperti milik Makmur.
Beberapa kelas yang ditawarkan Makmur-Halmahera adalah Royal Class AC,Patas,hingga Ekonomi Toilet (Ekolet).Selain itu Makmur-Halmahera memilih menggunakan chasis dan mesinnya Mercedes-Benz.Beberapa diantanya dalah tipe OH 1526,O500R 1836,sampai chasis tronton OC 500 RF 2542 
Untuk body bus mereka percayakan pada beberapa karoseri ternama seperti Laksana,Adiputro dan Rahayu Sentosa.

Untuk body bus mereka percayakan pada beberapa karoseri ternama seperti Laksana,Adiputro dan Rahayu Sentosa.
Chasis fenomenal OC500RF2542,body Jetliner karoseri Rahayu Sentosa 

Bus yang hampir menyambungkan kota-kota yang ada di Sumut dengan kota-kota yang ada di Riau. Sidikalang-PKu, Medan-Dumai misalnya.
Sesuai instruksi dari Dishub,maka CV Makmur sekarang beralih menjadi badan hukum berbentuk PT,dengan nama
PT Makmur Jaya dan PT Indah Halmahera Nusantara sampai sekarang.Satu lagi ciri khas Makmur-Halmahera ini gan sist,terletak pada warna bodynya.Makmur biasanya identik dengan warna ungu,dan Halmahera identik dengan warna merah.Pada medio tahun 80-90,awalnya Makmur menggunakan livery warna putih,tapi ane tidak berhasil menemukan fdoto livery legend itu.
PT Makmur Jaya dan PT Indah Halmahera Nusantara sampai sekarang.Satu lagi ciri khas Makmur-Halmahera ini gan sist,terletak pada warna bodynya.Makmur biasanya identik dengan warna ungu,dan Halmahera identik dengan warna merah.Pada medio tahun 80-90,awalnya Makmur menggunakan livery warna putih,tapi ane tidak berhasil menemukan fdoto livery legend itu.
Tapi sekarang sepertinya armada Makmur mulai dirubah menjadi warna merah,mengikuti warna Halmahera.Hanya menyisakan sedikit warna strip ungu dibagian depan,samping dan belakang body bus,bisa kita lihat dari foto diatas.
Halmahera dengan warna merahnya
Untuk armada yang dijalankan setiap harinya sekitar 70 unit bus dari Medan,belum termasuk pemberangkatan lainnya dari Sidikalang dan Toba 
Tak heran jika julukan King (raja) of Medan-PKU disematkan pada dua bersaudara Makmur dan Halmahera,selain memiliki jumlah armada yang banyak,mereka juga salah satu PO dengan jam keberangkatan paling banyak didaerah Sumut.

Tak heran jika julukan King (raja) of Medan-PKU disematkan pada dua bersaudara Makmur dan Halmahera,selain memiliki jumlah armada yang banyak,mereka juga salah satu PO dengan jam keberangkatan paling banyak didaerah Sumut.
Bersaing dengan nama beken lainnya seperti Medan Jaya,Intra,P3 (Putra Pelangi Perkasa),tak ketinggalan si legend ALS turut meramaikan jalur Medan-PKU.Walaupun banyak pesaing,mereka tetap jadi andalan dijalurnya.Ketika gan sist bertanya pada penumpang tujuan Medan,pasti mereka akan menjawab Makmur 

Itulah tadi sedikit cerita dari salah legenda Sumatera yang mendapat julukan King of Medan-PKU,oh ya jangan lupa komennya tentang bus ini.Soal pengalaman perjalanan atau sejarah mengenai po ini,silakan tulis dikolom komentar.Best komen akan dipajang dipejwan,ane matamalaikat undur diri dulu.Sampai ketemu dithread bus lainnya
udah mau coba main ga,e
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silakan gunakan bahasa yang sopan ya guys ,selamat membaca