Secuil Kisah Sejarah Transportasi Indonesia,ALS Si Raja Paket Dari Sumatera Utara
Transportasi bus masih menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat Indonesia,baik untuk jarak dekat maupun jarak jauh,antar kota antar provinsi bahkan sampai antar pulau.Bicara soal dunia transportasi darat,khususnya bus.Kali ini TS akan membagikan sedikit ulasan mengenai salah satu bus legendaris dari pulau Sumatera,bus itu adalah ALS (Antar Lintas Sumatera).
Bus legendaris asal Sumatera Utara (ALS),salah satu pelopor trayek bus jarak jauh di Indonesia. Dimana awalnya didirikan di Kotanopan,Mandailing Natal pada september 1966.Siapa sangka sudah lebih dari setengah abad,ALS melaju melintasi jalur Sumatera dan Jawa.Pada awal berdirinya ALS memulai dengan membuka trayek dari Muara Sipongi/Kotanopan ke Medan.
Bus legendaris asal Sumatera Utara (ALS),salah satu pelopor trayek bus jarak jauh di Indonesia. Dimana awalnya didirikan di Kotanopan,Mandailing Natal pada september 1966.Siapa sangka sudah lebih dari setengah abad,ALS melaju melintasi jalur Sumatera dan Jawa.Pada awal berdirinya ALS memulai dengan membuka trayek dari Muara Sipongi/Kotanopan ke Medan.

Bisa banyangkan gan sist,betapa jauh jarak yang harus ditempuh ALS,tahun 80-90an bisa dibilang era jaya bus ALS.Sekali perjalanan bisa menempuh kurang lebih 3000 km jauhnya

Salah satu livery ALS dengan gambar kupu-kupu
Ane merasa bangga dan terkesan,bisa bertemu bus ini dijalan,salah satu bus legendaris dari Sumatera.Bangga karena ALS merupakan bagian dari sejarah transportasi di Indonesia,dan juga mungkin hanya di Indonesia ada bus menempuh jarak kurang lebih 3000 kilometer sekali jalan untuk rute Medan-Jember 

Pada tahun 2012 Kementrian Perhubungan RI menobatkan trayek Medan-Jember sebagai rute otobus terjauh,FYI gan sist jarak Medan ke Jember adalah 2.945 kilometer,hampir menyentuh angaka 3000 
Bus ALS jurusan Medan-Jember ini melewati tiga per empat bagian dari Pulau Sumatera dan tiga per empat bagian dari Pulau Jawa


Bus ALS jurusan Medan-Jember ini melewati tiga per empat bagian dari Pulau Sumatera dan tiga per empat bagian dari Pulau Jawa


Bus ini sudah melewati puluhan kota di Sumatera dan Jawa,tentu perjalanan akan lebih lama.Mungkin seminggu untuk trayek ini (ane belum tahu tepatnya berapa) cmiiw,teman ane dulu Medan-Jakarta ditempuh sekitar 3-4 hari.Walaupun perjalananya cukup jauh,nyatanya trayek ini masih bertahan sampai sekarang.Medan-Jakarta via jalur lintas tengah Sumatera menawarkan pemandangan alam yang eksotis,karena melewati dua danau besar di Sumatera.Danau Singkarak dan danau Toba 

Selain dikenal dengan trayek jarak jauhnya,ALS juga mendapat julukan sebagai Raja Paket Dari Sumatera.Nah kalau melihat bus ALS di jalan,coba perhatikan atap bus.Pasti ada tumpukan barang menumpuk,dari paket itu lah gan sist salah satu rejeki kru berasal.Walaupun membawa paket barang diatap bus adalah salah satu ciri khas bus Sumatera,tapi ALS lah yang paling identik dengan bus pembawa paket barang ini dilintas Sumatera.
Samapai mendapat julukan Raja Paket Dari Sumatera,karena paket yang cukup banyak yang dibawanya.Dari Sumatera ke Jawa,maupun sebaliknya,melalui ekstrimnya lintas Sumatera.Tak salah julukan Raja Paket disematkan pada bus ini.
Awak bus ALS sendiri, biasanya dilengkapi oleh 2 sopir dan 2 kondektur (terkadang ditambah 1 mekanik) selama perjalanan,kalau sekarang cuma 2 kondektur dan 2 sopir.Terkadang juga kru bus ALS menjadi mekanik bagi busnya sendiri,ketika ada masalah pada bus dijalan.
Rute yang panjang dan menguras tenaga,mungkin sudah dianggap seperti hiburan oleh mereka ya gan sist.Melintas Jawa-Sumatera,singgah diberbagai kota dan bertemu dengan beragam jenis orang,bisa menjadi penghilang penat mereka yang rela berhari-hari tidak bertemu keluarga.
Yang unik dari penuturan kawan ane,armada ALS ini adalah titipan,tidak ada pemilik tunggal dari keseluruhan bus als ini.
Bisa dilihat dari nomor yang tertempel pada body bus, semisal dari nomor 351 jika akhiran nomor adalah angka 1 maka bus itu milik ketua dari PT. ALS tersebut,nomor akhiran 2 diketahui milik keluarga H.Kolol,nomor akhiran 5 milik keluarga Japarkayo,dan seterusnya.Dimana angka terakhir adalah kode dari pemilik bus tersebut,bisa dibilang seperti bisnis keluarga.CMIIW gan sist,kalau ada yang tahu soal kode pada bus ALS silakan dikomen nanti

Untuk dapur pacu yang digunakan,ALS ini identik dengan mesin dan chasis Mercedes-Benz.Walaupun pada awal terbentuknya memakai chasis chevrolet dan Dodge,tapi setelah itu ALS setia menggunakan chasis dan mesin Mercy.Sering kali ane bertemu ALS dijalan pasti melihat logo Mercy dibody atau tulisan dikacanya.Seperti foto diatas,dikaca tertempel tulisan O500RF 1836.Adalah tipe mesin Mercy yang digunakan bus tersebut,dengan dibalut body Legacy Sky SR1 dari karoseri Laksana (Ungaran,Semarang).Mungkin dari pihak manajemen ALS punya pertimbangan sendiri,kenapa memilih setia pada mesin Mercedes-Benz sampai sekarang.Jalur lintas Sumatera yang cukup ekstrim mungkin cocok dengan mesin Mercy,dan juga ketahanannya karena melintasi puluhan kota dari Sumatera sampai Jawa.
Itu tadi sejarah singkat ALS,Raja Paket Dari Sumatera,walaupun dibutuhkan perjalanan yang cukup lama untuk sampai tujuan.Nyatanya bus ALS tetap jadi favorit bagi masyarakat untuk kembali ke kampung halaman di Sumatera maupun Jawa.Terbukti dari trayek jarak jauhnya yang bertahan sampai sekarang,tidak mudah bagi ALS bertahan sampai sejauh ini.Apalagi adanya pesawat,membuat beberapa orang berpikir 2 kali untuk naik bus menuju Sumatera dengan bus.
Harapan ane sih dengan dibangunnya tol trans Sumatera kedepan,mampu memberi dampak positif bagi transportasi bus,khususnya bus Sumatera yang melintas jalur Sumatera-Jawa.
Dan ketika tol tans Sumatera benar-benar selesai dibangun,harapannya transportasi bus bisa jadi alternatif ketika tiket pesawat melambung tinggi,mungkin dalam jarak tempuh bus akan kalah dari pesawat.Tapi satu hal yang kita tidak dapatkan dari pesawat,pemandangan alam eksotis yang kita lewati saat melewati lintas Sumatera adalah bonus yang luar biasa indahnya.
Apalagi jika melewati jalur lintas tengah Sumatera yang melewati danau Singkarak dan danau Toba,sungguh hal yang menakjubkan dan tidak terlupakan tentunya.
Harapan ane sih dengan dibangunnya tol trans Sumatera kedepan,mampu memberi dampak positif bagi transportasi bus,khususnya bus Sumatera yang melintas jalur Sumatera-Jawa.
Dan ketika tol tans Sumatera benar-benar selesai dibangun,harapannya transportasi bus bisa jadi alternatif ketika tiket pesawat melambung tinggi,mungkin dalam jarak tempuh bus akan kalah dari pesawat.Tapi satu hal yang kita tidak dapatkan dari pesawat,pemandangan alam eksotis yang kita lewati saat melewati lintas Sumatera adalah bonus yang luar biasa indahnya.
Apalagi jika melewati jalur lintas tengah Sumatera yang melewati danau Singkarak dan danau Toba,sungguh hal yang menakjubkan dan tidak terlupakan tentunya.
Sekian dulu dari ane,sampai bertemu lagi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silakan gunakan bahasa yang sopan ya guys ,selamat membaca